Labels

Wednesday, 30 May 2012

Mereka yang NUMPANG di Jalan DAKWAH

buntetpesantren.org
......
yANG bersyahadat tapi tapi tak mau TERIKAT
yANG SHALAT tapi tetap MAKSIAT
yANG PUASA tapi tetap mengumbar nafsunya
... yANG banyak DOSA tapi tak BERTAUBAT

....
yang BESEDEKAH tapi tetap SERAKAH
Yang MENOLONG tapi begitu SOMBONG
yang mengaku TOBAT tapi tetap MAKSIAT
Yang INGAT MATI tapi Tak mau BERBENAH DIRI
.....
Yang BERUCAP tapi tak MENANCAP di HATI
Yang MENGINGATKAN tapi ia sendiri TAK MELAKUKAN
Yang Merasa banyak BERBUAT tapi tak BERDAMPAK
Yang Merasa LAYAK padah ia sesungguhnya PENJILAT

#resep dari saya, perhatikan disekitar anda orang2 yang numpang di JALAN DAKWAH
saran saya TURUNKAN aja DULU dari kendaraan supaya ia MUHASABAH

Ketika PINANGAN Amanah berjubel datang, sementara DIRI belum SIAP

muslimpeduli.com
.....
Amanah oooh amanah
Mengapa semakin hari kau semakin dekat kepadaku
Aku begitu heran dengan keadaan ini
Belum 10 aku tuntaskan, kau datang menghampiriku
... Belum 3 aku jawab, malah kau datang lagi padaku
.....
Amanah oooh amanah
Kenapa kau ini
Apakah tak ada yang lain yang bisa kau pinang ?
Mengapa masih menunggu diriku yang tak jelas ini?
.....
Apakah kau kira aku layak menerima pinanganmu ?
Apakah karena kau melihat kerjaku selama ini .
Atau karena tak ada yang lain yang bisa kau pinang
Sehingga kau masih tetap menungguku
.....
Amanah oooh amanah
Jika aku orang hebat, mungkin sudah dari dulu kuterima pinanganmu
Sayangnya aku tak sehebat persangkaanmu
Aku mungkin hina dan nista di mata Rabb-ku
Sepercik air di lautan Rabbku yang luas
Sebutir debu ditengah padang pasir tak berujung
Seorang anak manusia yang baru belajar agama
.....
Begitu dangkal akan ilmu
Dan begitu miskin akan amal
Begitu sedikit dalam pengalaman
Dan begitu buruk dalam setiap peran
.....
Amanah oooh amanah
Aku takut jika aku menerima pinanganmu dianggap Zalim
Karena diluar sana banyak yang lebih layak menerimanya
Aku takut gagal menjaga kepercayaanmu
Dan aku paling takut nanti engkau menghakimiku di hadapan Rabb-ku

Rief_fatih, Mutiara Kehidupan, 14 mei 2012
See More

Para PENGGEMBIRA di Jalan DAKWAH

menulisaja.wordpress.com
.....
Biasanya datang nda diundang pulang pun nda bilang-bilang
Awalnya punya azam memperbaiki diri dan orang lain, tapi karena kecewa lama-lama hilang dari peredaran. Dan mirisnya kembali lagi ke habitat aw...al.
Nek sudah seperti itu, Niat nya yang kita pertanyakan. Bisa jadi kita sudah tertipu dengan dunia yang membuat kita LUPA
.....
Senantiasa hadir dalam agenda ceremonial tapi ABSEN saat KAJIAN dan forum PEKANAN.
Sukanya guyub-guyub aja, ngumpul-ngumpul tapi nda produktif.
Mungkin mengira kita adalah jamaah paguyuban tanpa amal NYATA
BERBAHAYA tu, bisa-bisa kita jadi jamaah GOSIP yang suka mencela dan nda mau intropeksi apa yang sudah dilakukan diri kita.
Emang kekurangan tetangga lebih menggoda untuk kita BICARAKAN di banding sibuk memperbaiki diri dan konkrit BERAMAL
.....
Nyaman dengan komunitasnya dan menghindar dari REALITA
Tak mampu survive di habitat baru yang seharusnya menjadi medan perjuanganya yang sesungguhnya. Banyak yang kampus sindrome, dikampus begitu besar seperti Elang, tapi di rumah kecil bagai burung Emprit. Tak mampu memperlihatkan saya Aktifis Dakwah yang militan yang menjadi motor PERUBAHAN
.....
Heran,,,belum cukupkah Jamaah ini memberikan modal kepada kita untuk action di lapangan
Atau kita selamanya hanya berfikir apa yang bisa saya dapatkan di dunia dakwah ini?
Dan tak pernah berfikir apa yang bisa saya berikan untuk Umat ?
Atau karena kita tak mempunyai azam dan kemampuan?
PASTILAH TIDAK jawabnya, karena setiap kita sudah Allah sisipkan POTENSI untuk kita kembangkan
Tinggal kita MAU atau TIDAK
Atau kita selamanya mau jadi Penggembira di Jalan DAKWAH?
.....
Jalan Surga itu begitu terjal dan tak mudah
Kita pun harus melaluinya setapak demi setapak
Cepat atau lambat tergantung niat dan amal kita di dunia ini
Lika-liku Dakwah ini bukan hanya senang dan gembira semata
TAPI air mata kepedihan, pengorbanan harta, darah bahkan nyawa menjadi taruhnnya

Lantas apakah kita layak berada dalam jalan dakwah ini
Sementara kita hanya ingin Enaknya saja ?
Mari saudaraku senantiasa jaga Niat dan semangat KONSTRIBUSI
Agar kita Layak berada dalam Jalan DAKWAH ini
Agar kita layak bergabung dalam barisan Rasulullah SAW